5 Jenis Brosur Menurut Fungsinya, Jangan Sampai Salah Cetak!

Jenis Brosur

Jenis brosur itu ada banyak, sebelum memutuskan untuk mencetaknya pastikan untuk memahami mana yang sesuai dengan tujuan. Apakah Anda ingin mencetak brosur untuk mempromosikan produk atau lebih ke memberitahu pembaca tentang informasi tertentu? Ini pasti isinya akan berbeda.

Di Harvest Printing kami bisa mencetak berbagai jenis brosur sesuai dengan permintaan pelanggan. Untuk mencegah salah cetak, di sini akan kami jelaskan beberapa brosur dengan tujuan dan isi yang berbeda.

Silakan simak penjelasan di bawah! Memahami perbedaan ini sangat penting agar pesan yang ingin Anda sampaikan benar-benar sampai ke target audiens dengan efektif.

Jenis-jenis Brosur Menurut Fungsinya, Simak Dulu Penjelasan Ini

Setiap selebaran yang Anda buat memiliki tugasnya masing-masing. Jangan sampai Anda membuat selebaran yang terlalu padat tulisan padahal tujuannya hanya untuk promosi singkat, atau sebaliknya. Berikut adalah pembagiannya agar Anda tidak bingung.

1. Brosur Informasi (Informative Brochure)

Brosur ini berfungsi untuk memberikan informasi detail tentang suatu topik, perusahaan, atau organisasi untuk menambah wawasan audiens. Fokus utamanya adalah edukasi dan penyampaian data yang akurat tanpa terlalu banyak embel-embel gaya bahasa jualan. Tulisan di dalamnya biasanya lebih formal dan tertata rapi.

Contoh yang paling umum adalah brosur profil perusahaan atau panduan program pemerintah.

Misalnya, jika sebuah sekolah ingin menjelaskan fasilitas dan kurikulum mereka secara mendalam kepada orang tua murid, maka jenis informasi inilah yang paling pas digunakan. Sudahkah Anda menyiapkan data yang lengkap untuk brosur seperti ini?

2. Brosur Promosi/Penjualan (Sales/Promotional Brochure)

Digunakan sebagai alat iklan untuk memperkenalkan produk atau jasa secara mendetail guna menarik perhatian dan meyakinkan konsumen agar melakukan pembelian.

Biasanya mencantumkan fitur, manfaat, dan penawaran terbaik yang sedang berlangsung. Di sini, foto produk harus terlihat sangat menggugah selera atau menarik mata.

Contohnya adalah brosur menu makanan di restoran atau brosur paket wisata. Jika Anda sedang mengadakan diskon besar-besaran, brosur jenis ini harus menonjolkan potongan harga tersebut dengan ukuran tulisan yang berani.

Tujuannya cuma satu, yaitu membuat orang yang membaca ingin segera mengeluarkan dompet mereka.

3. Brosur Katalog (Catalogue Brochure)

Berisi daftar produk atau layanan yang ditawarkan secara lengkap, seringkali disertai gambar dan harga. Jenis ini cocok untuk menampilkan inventaris barang dalam jumlah banyak.

Karena isinya sangat padat, penataan tata letak sangat krusial agar pembaca tidak merasa pusing melihat banyaknya pilihan yang ada.

Jenis ini sering kita temukan pada bisnis ritel, furnitur, atau perumahan. Misalnya, sebuah toko bangunan yang ingin menunjukkan semua pilihan keramik dan cat yang mereka punya dalam satu selebaran besar.

Dengan katalog, pelanggan bisa membandingkan harga dan model dengan lebih leluasa sebelum datang ke toko.

Baca juga: Cetak Brosur A4 Kertas Art Paper, Penawaran Terbaik

4. Brosur Penyambutan (Welcome Brochure)

Dikirimkan khusus kepada pelanggan baru yang baru saja membeli produk atau bergabung dengan layanan tertentu.

Fungsinya adalah sebagai paket penyambutan yang menjelaskan langkah awal penggunaan layanan atau sekadar ucapan terima kasih yang tulus. Ini adalah cara yang bagus untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Contoh penggunaannya bisa ditemukan pada layanan gym atau keanggotaan hotel. Saat seseorang baru mendaftar, mereka diberikan brosur yang berisi cara menggunakan alat, jam operasional, dan nomor kontak yang bisa dihubungi jika butuh bantuan.

Bukankah merasa disambut seperti ini membuat pelanggan merasa lebih dihargai?

5. Brosur Edukasi/Instruksional

Berisi panduan langkah demi langkah, peta, atau materi pendidikan lainnya. Format yang digunakan sering kali lebih fleksibel untuk menyajikan informasi secara berurutan. Di sini, kejelasan instruksi adalah hal yang paling utama agar pembaca tidak salah dalam mengikuti panduan yang Anda berikan.

Contoh format yang sering digunakan untuk fungsi ini adalah brosur lipat Z atau akordeon, seperti pada peta tempat wisata atau petunjuk penggunaan alat elektronik sederhana. Jika Anda ingin memberikan arahan lokasi atau prosedur penggunaan jasa, pastikan setiap poinnya diberi nomor atau simbol agar mudah diikuti.

Tips Mencetak Brosur Sesuai Kebutuhan dan Fungsinya

Setelah mengetahui fungsinya, ada beberapa hal teknis yang juga harus Anda perhatikan agar hasil cetakannya memuaskan. Berikut beberapa tips singkat dari kami:

  • Tentukan Target Pembaca: Siapa yang akan membaca brosur Anda? Orang kantoran butuh desain yang lebih rapi, sementara anak muda mungkin lebih suka yang penuh warna dan santai.
  • Gunakan Kertas yang Tepat: Untuk kesan mewah, gunakan kertas yang agak tebal dengan finishing Namun untuk penyebaran massal di jalan raya, kertas yang lebih tipis bisa lebih hemat biaya.
  • Pilih Lipatan yang Pas: Sesuaikan jumlah informasi dengan lipatan. Jangan memaksakan banyak teks dalam satu lembar tanpa lipatan karena akan terlihat sangat sesak.
  • Cek Kualitas Gambar: Pastikan foto yang Anda masukkan memiliki resolusi tinggi agar saat dicetak tidak terlihat pecah atau buram.
  • Sertakan Kontak yang Jelas: Jangan sampai orang sudah tertarik tapi bingung harus menghubungi ke mana. Pastikan nomor telepon atau alamat media sosial tercantum dengan jelas.

Itulah penjelasan mengenai berbagai macam kegunaan brosur yang perlu Anda ketahui. Jika Anda sudah punya konsepnya, segera hubungi Harvest Printing untuk mendapatkan penawaran cetak brosur terbaik. Kami melayani kebutuhan Anda dengan kualitas tajam dan proses yang efisien, bahkan bisa cetak brosur kilat 1 hari jadi lho!